Potty training kakak

Hampir 4 tahun, apa kabar potty train kakak? Potty trainnya masih berarti: pipis di potty 🙂

Spring tahun lalu, kakak sudah mulai potty train. Sudah bisa 24 jam tanpa diaper dan tanpa ngompol. Namun, kelihatannya kakak capek, atau ibunya yang capek? hihihi…

Apalagi ternyata kakak hanya mau pipis di froggy potty-nya. Jadi, kalau keluar rumah masih pake diaper. Juga ketika sekolah. Pernah dicoba gak pake, ternyata accident. Kakak ditanya sama gurunya mau potty atau tidak, jawabnya: no thank you. Tapi accident. Jadi ibu pakekan lagi diaper.

Berbagai tips dan trick sudah dicoba. Misalnya pake pull-up. Tujuannya kan seperti celana, kalau mau pipis diturunin, terus pake lagi. Tapi yaaa… kakak merasa pake diaper saja, jadi nyaman2 saja pake pull up, gak mau pipis di potty. Malah, sering bocor/rembes karena kepenuhan. Daya tampung pull up kan lebih sedikit. Pernah juga pake pull up yang ada gambarnya, kalau basah, gambarnya hilang, artinya harus diganti. Gak ngaruh tuh, kakak tetep gak mau ganti diaper. Pernah juga pake yang bikin gak nyaman kalo basah. Masih gak ngaruh, nyaman2 saja sampe penuh dan bocor, hihihi…

Awalnya pake pad yang ditempel di WC, sehari sih kakak suka karena gambarnya diego. Lama2 gak mau. Terus beli potty bentuk katak, pilihan kakak sendiri, disebutnya: froggy. Kakak semangat sekali sampai mau poop di situ. Lama2… ya itu, gak mau deh…

Jadi, kesimpulannya, kakak belum siap. Daripada sama-sama stress😀 Ibu pikir karena kakak juga anaknya jijik-an. Gak mau lihat pipis, gak mau lihat WC, apalagi harus duduk. Tapi…. pertanyaan sama dari teman2 ibu, kalau jijik, kok malas/gak mau ganti diaper kotor? Hmmm…. kakak gak jawab tuh, heheh… Pokoknya jangan kelihatan gitu…

Spring ini dicoba lagi. Kenapa harus spring? Karena pakaiannya mulai tipis. Kalau winter, kan berlapis2, repot buka pake baju saja. Apalagi kalau sudah mandi sore, pakaiannya penuh dari ujung kaki ke atas, susah buka untuk pipis. Maen air untuk cebok juga gak malas. Kebetulan juga sekolahnya kakak sedang break seminggu.

Alhamdulillah ada kemajuan. Atau karena awal2? semoga tidak. Bajunya masih celana panjang, tapi sudah yang tipis dan gak pake pakaian dalam kecuali undies.

Walopun demikian, masih sering dibujuk. Kalau lulus potty, mau dibelikan tidmouthshed. Sambbil duduk di potty, kakak nawar, pengen ditambah turntable juga, hahah… Ibu bilang, Insha Allah ya kak… semoga kakak lulus potty dan mau pipis di WC sendiri trus ada rejekinya. Kakak bilang: oke..🙂

Kakak masih sering menahan, sampe dipegang2 dan kaki disilangkan. Awalnya ibu paksa2 untuk pipis di potty, tapi khawatir kakak jadi bosen disuruh2, ibu biarkan saja. Ibu juga pinjam buku dari perpustakaan tentang potty, lumayan bikin kakak semangat, walopun sehari saja, hihihi…

Kakak juga belum mau poop di potty, kalau sakit perut, kakak diam saja, terus ibu tawari pake diaper. Setelah pake diaper, kakak poop dan potty train lagi.

Kalau malam, sebelum tidur kadang mau potty dulu kadang tidak. So far, baru sekali ngompol. Ibu langsung cuci2 seprei sambil nasihati kakak. Setelah itu gak ngompol lagi. Kelihatannya karena kakak bukan tipe anak yang suka ngompol (bed wet) juga sih. Sebagai usaha, kakak dibelikan juga undies seperti punya ayah, kakak senang sekali🙂

Banyak cerita lucunya selain yang bikin ibu jabrik, hihihi… Misalnya tadi kakak datang dan bilang: “Ibu, it,s wet” Mumpung masih segar ibu langsung tanya: “Why, kenapa tidak di froggy”, kakak menjawab: “because… it’s big” hihihi lucu, pas ibu check ternyata ngompolnya deket froggy, maksudnya dengan big mungkin, pipisnya banyak, gak bisa ditahan lagi, heheh…

Lucu juga dengan undies. Kakak punya gambar car dan thomas. Pertama kali beli tahun lalu, kakak gak mau pake, dilihatin saja, katanya takut basah kena pipis karena waktu itu sering accident. Terus kalo pake, gambarnya harus di depan, gak boleh dibelakang, agar kelihatan, heheh jadi kebalik pake undiesnya🙂

Belum lagi karena ngomongnya belum lancar, jadi makin lucu. 2 hari lalu di perpustakaan, kakak poop. Ibu ajak ganti tapi gak mau. Kakak baca bukunya sambil berdiri, ketika ibu tanya kenapa gak duduk, kakak bilang: “t’s oke ibu, kakak no duduk” Terus setelah mau diajak ganti diaper, kakak balik lagi langsung duduk, ketika ditanya kenapa sekarang mau duduk, jawabnya: “because there is no poop” hahah… ib ugeli sekali, ibu2 di sebelah sampe ikut senyum.

Author: aku, si ibu

Hanya aku... ya aku... siapa lagi :)

1 thought on “Potty training kakak”

  1. Ryan masih suka accident kok kalau nap disekolahnya..sampai gurunya bilang mungkin dia Urine infection nih..soalnya jadi sering kencing.. tapi kok cuman disekolah aja..dirumah dia nggak pernah ngompol malah Michael yang dalam seminggu masih suka ngompol kalau Tidur malam.. ya pelan pelan lah.. kalau mikir rugi pampersnya sih bikin kita stress.. mudah mudahan cepat bisa ya Kak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s