Tutup – lagi

Menjaga ketika ada

Menikmati ketika hadir

Berbaik sangka ketika bisa

Karena kita selalu terluka ketika sesuatu ternyata tak ada lagi digenggaman…

dan pada akhirnya selalu bertanya kenapa burung tak berkicau, padahal telinga yang tertutup rapat, dan ketika itu, masih juga kita tidak menyadari apalagi mengakui…

Author: aku, si ibu

Hanya aku... ya aku... siapa lagi :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s