Adik dan saku

Ada saatnya adik senang sekali ada saku di celananya. Kemudian tangannya dimasukkan ke sana, bisa bertahan sejam atau bahkan seharian. Kalau kelamaan, aku berusaha keluarkan tapi adik gak mau. Pakai cara dialihkan perhatiannya, juga tetap adik gak mau. Ya sudah dibiarkan. Tangan yang masuk saku itu bisa satu atau dua2nya.
Lucunya, karena bertahan gak mau dikeluarkan, adik main, duduk, jalan, dll dengan tangan masuk saku. Saat mau pergi ke perpustakaan pun sama, tangannya masuk saku satu. Jadi deh, jaketnya dipake sebelah, pun seatbelt dikursi mobil gak bisa dipake dengan baik. Di perpustakaan sekian lama pun masih juga tangannya di saku. Pilih buku, dorong kursi, dan duduk dipangkuanku, masih juga.

Nah, kalau giliran gosok gigi? Adik minta sikat giginya dimasukkan mulut terus nyengir, bingung kali mesti gimana. Sementara untuk disikatkan olehku, adik gak mau, heheh

Author: aku, si ibu

Hanya aku... ya aku... siapa lagi :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s