I want sister, ibu…

Ha…. ;))

Tenang… tenang… jangan mikir kemana2 dulu, maksudnya apa nih kata2 kakak.
Ceritanya, 2 bulan terakhir ini ada sister Indonesia yang suka menitipkan putrinya di rumah. Sudah sekitar 3 kali deh. Kebetulan sister tersebut sibuk dan teman yang biasa dititipin juga sibuk. Si sister sebetulnya gak enak nitipin putrinya di rumah karena melihat betapa hebohnya aku bersama ke-2 anak yang ada, hihihi… Namun, akhirnya aku yang minta karena pikirku bagus untuk teman main kakak, secara si putri ini usianya 5 bulan lebih muda dengan kakak, seumuran lah ya.
Dan terjadilah…

Pertama kali, kakak tidak tahu di rumah ada adik putri (sebut aja gitu ya, hehehhe…) karena ketika adik putri datang, kakak pergi sekolah. Ketika tiba di rumah, waduuuuh kakak senang sekali. Kakak tahu kalau adik putri lebih kecil dari dia dan girl. Kakak mengasuh dan banyak mengalah, kakak bahkan dengan mudah membiarkan adik putri mengendalikan jalannya train table. Waduh…
Sementara adik pun sama, senang dengan kehadiran adik putri, karena adik putri juga senang main dengan adik, ngasuh. Namun, adik lebih senang memperhatikan kakak dan adik putri main.

Ketika adik putri pulang, aura kegembiraan masih melekat di wajah kakak, kalau adik sih santai saja.

Kesekian kali, adik putri duduk di booster punya kakak, ikut jemput kakak ke sekolah. Jadi kakak harus duduk di kursi biasa, tanpa carseat, hmmm bahaya sebetulnya ya. Ok, semua berjalan lancar. Kakak pun yang awalnya gak mau boosternya dipake orang, langsung merelakan dan malah bangga. Di rumah pun kembali main bersama. Everything went very well.

Sampai waktunya nap adik, adik pun kakak biasanya memang mulai kelihatan pada rewel. Wajah kakak kuyu dan ngantuk namun seperti biasa, maunya main terus. Hasilnya, adik mudah nangis dan kakak mudah tersinggung. Kakak dorong adik putri dan adik juga sampai adik nangis. Waktu aku tanya kenapa, adik putri cerita. Tepat ketika itu, adik putri dijemput pulang. Kakak gak mengijinkan adik putri pulang. Nangis, nangis sejadi2nya.

Aku tanya kenapa, ternyata kakak mau adik putri main terus di sini. Kakak juga sedih karena sudah dorong adik putri, khawatir adik putri gak main lagi di sini. Kakak pikir adik putri pulang karena didorong kakak. Di ujung ceritanya yang belepotan, sambil menerawang kakak bilang: “I want adik putri ibu, i want sister, here at home”

Hari ini adik putri main di rumah lagi. Kakak, dan adik menyambut dengan gembira karena aku sudah bilang dari kemarin kalau adik putri main di sini, dengan catatan: be good, nanti adik putri gak mau main di sini lagi.
Kemudian mereka main bersama lagi, hebooooohhhh… namun syukur semua berjalan lancar. Apalagi ketika adik tidur siang, Kakak dan adik putri main bareng, ngobrol, bercanda, foto2an, hihihi lucu deh😀 Mana obrolannya udah kayak orang gede aja.

“Is that your family, is that your dad”
“yes, that is my family, that is my mom, my brother”
Katanya mengomentari foto

“Do you want bubble gum” adik putri menawari permen
“Hmmm that’s good, but no thank you, I don’t want that” waduuuh naak, you are very nice🙂

Jadi, maksudnya bukan pengen adik perempuan sih, cuman pengen adik putri saja😉

Author: aku, si ibu

Hanya aku... ya aku... siapa lagi :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s