Kakak-adik sekarang

Hari ini mau berangkat, aku suruh adik pake sandal sendiri, adik semangat dan duduk serius dekat lemari sepatu, tak lama datang dengan wajah gembira, menunjuk kakinya dan babbling: “jbsdljawkHDQJWs” Pas aku lihat woaaahhh adik bisa pakai sandal sendiri dengan sukses (kiri dan kanan kebalik :D). Ya sukses ukurannya karena sebelumnya, kalau bukan kakak yang bantu, atau aku, adik masih suka melepas strapnya semua, jadi kakinya gak nyangkut2, dia suka kesal sendiri, heheh…

Besoknya adik pakai sendal sendiri dengan benar karena letak sendal kiri dan kanan gak berantakan🙂



Kemudian kita pergi ke toko, kakak gak pakai diaper karena baru pipis. Namun kita mampir2 di 2 tempat, begitu di toko ke-3, kakak pegang2 privatenya terus sambil lari2. Aku tanya: “kakak mau pipis?” Kakak langsung jawab iya. Jadi aku pun langsung bawa ke restroom, adik digendong cepat. Kakak ternyata senang mencari restroom, seperti maze katanya. Bahkan kakak yang kasih tahu ada gambar boy/girl, heheh….

Masuk restroom aku pilih yang untuk handycap agar luas dan mudah taruh adik. Kakak mulai kelihatan jijik. Kakak menolak karena di tempat duduknya ada tetesan air. Pilih yang lain, gak mau juga karena kotor, berikutnya kakak bilang: “gak mau, ada airnya” heheh semua WC ada airnya kak… Syukur begitu yang terakhir kakak mau. Dibantu buka celana dan duduk. Awalnya kakak nyuruh aku dan adik keluar tapi aku bilang, kakak harus dipegangin karena gak bawa adaptor. WCnya terlalu besar buat kakak. Tak lama, kakak pipis. Yayyyy… hahah aku bener2 senang. Kakak aku puji, kakakpun senang dan kelihatan bangga, sambil meluk kakak bilang:

“Kakak big boy ibu, kakak pipis di WC” terus aku foto deh buat kenang2an. Pas lihat fotonya, kakak protes: “Ibu why adik join” heheh maksudnya kok adik ada di foto juga🙂

Selanjutnya, kakak selalu teringat pipis di WC, dan bilang: “I don’t want froggy. That’s for little boy, kakak is big boy, bigger… bigger… like giant. Pipis di WC” Kakak memang suka mensugesti dirinya seperti itu🙂

Besok paginya, kakak mau diajak pipis di WC, mukanya kelihatan jijik melihat WC, terus kakak minta diego, adapternya. Terus pipis deh dengan sukses. Namun, sesudahnya, kakak muntah😦 duh nak, santai saja ya, yang penting sudah coba… nanti juga terbiasa sendiri🙂

Author: aku, si ibu

Hanya aku... ya aku... siapa lagi :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s