Kakak berbicara

Mengurangi kakak yang suka gedubrak2 dalam berbagai kesempatan, aku ngajakin dia berrahasia.
“Kak, ibu punya rahasia” bisikku, kakak tertarik dan diam, maksudku, gedubraknya jadi ditahan2, skala kecil saja.
“Jangan bilang2 ya” kakak setuju, aku berbisik. Kakak ketawa lebar2
“Eeeh sssst, kan rahasia” kakak cekikikan
Lain waktu, kakak yang bilang
“Ibu it’s secret” aku semangat mau mendengarkan
“ok kak, i will tell nobody, and zipped my mouth”
“Adik nangis” hahah nahan ketawa deh aku… waktu itu adik memang sedang nangis kenceng

“Kakak… kenapa bukunya dimasukkan ke situ, kan sudah ibu bilang, kalau buku gak boleh diberantakkan, karena itu bukan mainan”
“No ibu, it’s magic ibu”
“Magic apa”
“Look, tadinya disini, sekarang gak ada, it’s magic ibu” kata kakak sambil nunjuk ke rak buku yang sekarang kosong, beu!

“Ibu heeelp” kakak pura2 kejepit, ibu tarik tangan kakak (pura2) kesusahan
“Now, help ibu please, put this on the sink” kakak terima piring
“No ibu, it’s danger, nanti jatuh, bahaya ya… ibu saja” euleuh… euleuh… karena piringnya beling…

“kak, kalau kakak punya nama baru, mau apa namanya?”
Kakak mikir, “thomas ibu”
“Ok, ibu sir tophamhat”
“Adik percy dan bapak coaches” heheh itu mah bukan nama dong kak, kakak pasti membayangkan bagaimana menjadi sebuah lokomotif seperti difilm thomas and friends.

Kakak habis naik roller coaster sama ibu, diraba dadanya jantungnya dagdigdug tapi kelihatan senang.
“Kakak senang naik roller coaster”
“Ya ibu”
“Mau lagi?”
“Ya, but tomorrow ya ibu” hehehe lemes ya kak🙂

Adik menumpahkan es krim di karpet.
“Ibuuu… look”
“Aduuuh, kenapa dik” ibu langsung ngelap karpet sampe (kelihatan) bersih (tentu sambil ngomel, dikiiit… :D)
“Gak apa2 ibu ya, sedikit. It looks new now, ibu” heheh kakak pandai menghibur🙂

“Kakak mau naik roller coaster?”
“Iya ibu, yang begini” nunjuk gambar roller coaster yang muter2 melilit
“Tapi, ibu gak bisa nemani kakak karena ibu takut naik yang begini”
“That’s ok ibu kan ada kakak” ehm🙂
Lanjutnya:
“Oh… nanti ibu scream aja, like this aaaaaaaaa” sambil teriak, hehehe aku memang bilang ke kakak kalau naik roller coaster teriak saja biar gak takut.

Adik gak mau menghabiskan pisang yang dimakannya, kata kakak:
“Habiskan dik, ya ibu, biar ada energy buat main, nanti strong ya ibu”

Author: aku, si ibu

Hanya aku... ya aku... siapa lagi :)

3 thoughts on “Kakak berbicara”

  1. Kaka tambh pinter ya? Tambh dewasa aja sifat dan sikapnya i’m proud with you kaka, i love you. Kaka bisa jd segalanya bwt de bas, bkn hny skdr jd kakak,tp jg bs jd teman,sahbat,guru ,apa lg yah??? Tp tetep kaka jg kadang egois dan msh galak ya sm de bas hehe…

  2. amiin… skrg aja suka cekikikan kalo liat tingkah tiara yg aneh2+lucu2. ada aja suprise nya bwt ibu+ayah nya hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s