Ketemu Dora

Kakak sudah gak sabar saja pengen ketemu Dora. Dora the explorer memang mau datang ke toko sebelah tempat biasa kakak dan adik ikutan baca cerita atau pernah dititipkan selama aku “belanja”. Begitu tiba waktunya, kakak semangat sekali. Maunya jalan kaki saja, atau bawa wagon, namun kakak baru bangun tidur siang dan waktunya mepet.

Sampai di halaman toko, banyak sekali orang tua yang membawa anak2nya untuk melihat Dora. Ada yang masih bayi sampai kelihatan lebih besar daripada kakak. Ada yang pakai baju gambar atau warna sama dengan baju dora: pink-orange. Ada juga yang membawa backpack seperti punya Dora.

Kakak bengong2 melihat mereka. Komentarnya: “Oh, may be they want to meet Dora too, hurry up ibu…” HEheh sabar kak, walopun aku juga sebenernya pengen buru2 khawatir gak kebagian tempat duduk yang bagus. Namun gak mudah dan gak bagus terburu2 di parkiran bersama ke-2 anak itu😉

Sampai di dalam, kursi di cafetaria sudah diubah susunannya. Melengkung menghadap salah satu meja yang sudah berisi blender, heheh iya, Dora memang mau membanti Diane membuat makanan sehat katanya.
Aku langsung saja bawa anak2 duduk di lantai bersama sebarisan anak-ortu yang lain. Kursi2 deretan depan sudah penuh sih. Gak lama, orang semakin berdatangan. Rame, dan Diane koordinator acara plus koordinator Kids club di toko tersebut sibuk kesana kemari menyapa dan mengatur semuanya.


*L: Siap2 nunggu dora keluar R: selesai acara, adik malah dorong2 kursi dibikin berbaris😀

Sudah masuk waktunya, orang2 pada melihat ke tangga dari lantai 2, dan Dora pun nampak jalan dituntun Diane… Dora?
Euh, hihihi… ternyata bukan orang dalam kostum Dora (seperti badut namun bentuk Dora), melainkan anak sekitar umur 10tahun, pake wig rambut hitam lurus dengan poni di tengah jidat. Bajunya persis dora: pink, orange, kaos kaki bunga, dan sepatu plus gelang seperti punya dora. Tak ketinggalan backpacknya.
Kakak bengong saja, mungkin seperti aku? berusaha mencocokkan apa yang dilihatnya dengan apa yang diharapkannya.

Ketika aku tanya, jawab kakak: “Noooo that’s not Dora, she looks like Dora, she has teeth”
Hahah… kata2 terakhir yang bikin geli. Bayangan kakak, dora itu gak ada giginya. Yaaa namanya juga kartun🙂

Terus Dora membantu Diane membuat blueberry smoothies yang samplenya bisa dicicipi pengunjung. Kakak senang sih ngambilnya, untuk memakannya, aku tahu, gak bakal deh😦 Sementara adik lebih senang dorong2 kursi dan meluruskannya ketika orang2 antri dapat sample smoothies.

Biar gak penasaran, kakak ikut foto dengan Dora ;))

Author: aku, si ibu

Hanya aku... ya aku... siapa lagi :)

1 thought on “Ketemu Dora”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s