Belajar renang

Ah, andai si ibu bisa ngojay, mau diajarin sendiri, heheh… Tapi belajar sama pro juga perlu kayaknya ya, biar gak salah2 jurus atau salah teori.
Akhirnya tiba juga waktunya kakak belajar berenang. Kebetulan tempatnya di sma deket sekolahan kakak, jadi memang deket banget. Walo demikian karena kita gak tau dimana tepatnya kolamnya, jadi kita berangkat lebih awal. Enaknya musim panas, jam 7 malam masih berasa siang saja.

Kakak sudah selesai makan dan sebelumnya ‘dipaksa’ untuk tidur siang. Aku bilang: “Melissa said you must take a nap and eat well”. Kakak tanya siapa itu Melissa, aku bilang melissa itu guru berenang kakak. Kakak langsung semangat makan siang dan malam, juga tidur siang🙂
Salah satu dari kita sudah siap saja untuk terjun ke kolam, nemenin kakak, karena kakak dianggap belum tahu sama sekali tentang berenang.

Ternyata orang tua harus duduk di bangku menyaksikan, gak boleh nemenin. Ya bagus sih, aku khawatir saja kakak gak mau. Ternyata kakak memang sekarang berbeda. Begitu grupnya dia mulai, kakak disuruh bergabung di salah satu pojokan kolam bersama 4 anak segrupnya. Kakak mau, gak menolak tanpa ditemani, alhamdulillah…

Bahkan kakak kelihatan gembira dan menikmati. Awalnya diam mengikuti gurunya. Lama2 kelihatan main air sama gurunya, kakak nyemprot2in mainan air ke gurunya, dan gurunya pura2 menghindar sambil ketawa2, terus ngitik2 kakak. Waduuuh kalau diajak main begitu kakak pasti senang. Kelihatan gurunya bertanya nama dan kakak menjawab.


*L: senang selesai belajar R: Adik menunggu dengan anteng, selama 30 menit, eh gigitin kacamata renangnya sampe sobek😀

Pertama peserta duduk di tepi, kakinya masuk air. Terus satu persatu dibawa gurunya muter di air. Kemudian telungkup, dadanya dipegang, kakinya ngepak2. Terus duduk lagi, ke air lagi, kali itu tangannya yang ngepak2. Ke pinggir lagi, namun pegangan tangan, badannya di air. Terus ke air lagi, terlentang, dan kakinya ngepak2. Ke pinggir lagi, melemparkan mainan ke tengah, dan kakak dibawa untuk mengambil mainannya, dengan posisi telungkup dengan kaki dan tangan mengepak.

30 menit kelihatan banyak sekali yang dilakukan, mungkin karena gurunya juga 4 untuk 5 anak. Apalagi ada 1 anak yang duduk saja gak mau turun, kata kakak: “Dia gak mau sekolah renang, ibuuuu…” Heheh…
Bersyukur kakak senang, bahkan seperti biasa, never get enough. Gak mau pulang, mau jalan2 terus katanya🙂
Besok lusa lagi ya ka…

Oh ya, sebelum berangkat kita buru2 dulu ke toko, karena ternyata kakak harus pake kacamata renang, kakak pilih model spiderman, tokoh yang dia senangi saat ini, selain thomas😉

Author: aku, si ibu

Hanya aku... ya aku... siapa lagi :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s