Fetal kick dan Non Stress Testing

Fetal kick atau gerakan janin atau gerakan bayi dalam kandungan.

Pengalaman bumil merasakan gerakan janin bermacam2. Tidak sama apa yang dirasakan dan waktunya. Kakakku Rini, merasakan gerakan Kiki sejak bulan ke-3, sekitar minggu 12. Masih berupa ’ser-seran gitu’. Rata2 gerakan janin dirasakan pada minggu 18-20-an.

Pengalaman pribadiku sendiri, baru merasakan tepat memasuki minggu 18. Berupa seperti gelembung udara atau air di perut seperti jika mau buang gas. Blub blub… dan ser-seran berdesir. Sejak itu, gerakan janin tidak berhenti dan meningkat lebih kuat.

Pada minggu 27 sudah berupa hentakan, kemungkinan itu yang dinamakan tendangan atau tekanan sikut dan tangan. Pada minggu tersebut juga sudah kelihatan gerakannya dari luar walaupun masih samar2.

Minggu 28-30, aku diberi reminder oleh dokter berupa: Fetal kick counts, yaitu menghitung gerakan bayi. Prosesnya seperti ini:

Rebahan pada sisi kiri badan, biasanya malam hari. Dalam 2 jam kita harus merasakan 10 kali gerakan yang berarti dari janin. Berarti disini adalah gerakan atau tendangan kuat atau seperti biasa kit arasakan. Jika kita merasakan gerakan tidak biasa, lebih lemah atau tidak bergerak sama sekali, kita dianjurkan makan cracker/biskuit dan minuman manis seperti juice. Lakukan penghitungan. Jika janin masih tidak bergerak atau gerakannya lemah, segera hubungi dokter dan meminta NST (Non Stress Testing).

NST, Non Stress Testing
Test dilakukan untuk mengukur detak jantung janin, kontraksi, dan gerakan janin.
Prosesnya adalah dengan menempelkan detektor jantung janin dan kontraksi pada perut bumil selama satu jam. Selain itu bumil harus menekan sebuah tombol setiap bayi bergerak. Ketiga alat tersebut terhubung pada monitor yang menunjukan grafik dan sekaligus mencetaknya selama 1 jam.
Memasuki 30 menit kedua, bumil diberi makanan dan juice.

Pengalamanku, aku merasakan janin tidak lagi menendang2. Dia masih bergerak namun dengan gerakan yang berbeda, lebih seperti bergeser2, berat, dan dalam. Ketika menelepon dokter, dia memintaku melakukan NST di rumah sakit. Pada NST waktu itu, gerakan bayi nambak lebih banyak pada 30 menit kedua, yaitu setelah makan dan minum juice.

Kesimpulannya, bayiku kurang makan, hahaah..
Tentu saja tidak. Ada jawaban lain. Yaitu:
Semakin besar bayi dalam kandungan, semakin sulit gerakan menendang atau menyiku. Sisanya, bergeser2 seperti yang aku rasakan.
Makan dan minuman manis akan meningkatkan gula darah yang memberi tenaga pada janin, mempercepat jantung, dan memicu gerakan janin. Janin memerlukan tenaga untuk bergerak.

Jadi memasuki bulan ke-7 adalah penting memperhatikan gerakan janin, jika ada yang mencurigakan, cepetan lapor dokter, dan paksa dokter untuk memberi kita pemeriksaan. Gerakan bayi yang melemah dapat dijadikan indikasi bahwa dia stress atau perlu segera dilahirkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s